Peran Birokrasi Pada Perusahaan Startup PT Generasi Retail Bersama (GREBE) Indonesia - (IN PRESS)
DOI:
https://doi.org/10.33021/exp.v5i2.3493Keywords:
komunikasi organisasi, birokrasi, budaya organisasiAbstract
Penelitian ini menginvestigasi peran birokrasi dalam perusahaan start up PT Gerakan Retail Bersama (GREBE) Indonesia yang berlokasi di DKI Jakarta, Indonesia. Penelitian ini memiliki tujuan untuk melihat apakah perusahaan startup yang masih berupa perusahaan rintisan memiliki formalisasi dan standardisasi kerja dalam birokrasi seperti yang telah dikemukakan oleh Weber. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Dengan menggunakan pendekatan studi kasus, peneliti melakukan triangulasi data dengan menggunakan informan ahli dalam perusahaan untuk dapat mendalami kasus yang diteliti. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan mewawancarai para karyawan perusahaan startup GREBE Indonesia, yang terdiri dari 5 karyawan tetap dan 1 karyawan magang. Hasil analisis dalam penelitian ini adalah adanya praktik birokrasi dan pengadopsian istilah birokrasi yang dilakukan oleh para karyawan perusahaan startup GREBE. Dalam perusahaan startup, putusan akan sebuah aturan dilakukan dengan cara musyawarah, dengan denda dan hukuman yang juga sudah disepakati bersama, juga adanya musyawarah yang secara tidak langsung menunjuk seseorang dalam perusahaan untuk dapat menjadi supervisor bagi para karyawan lainnya dilihat dari latar belakang profesionalnya sebelum masuk dalam perusahaan GREBE.References
Barringer, B. R., & Ireland, D. R. (2016). Entrepreneurship Successfully launching new ventures. Pearson.
Bauman, Z. (2013). Modernity and the holocaust. Polity.
Bessant, J., & Tidd, J. (2017). Innovation and Enterpreneruship. Wiley.
Chen, K. K., & Queen, E. L. (2013). How values shape and are shaped by nonprofit and voluntary organizations. Nonprofit and Voluntary Sector Quarterly, 42(5), 856-885.
Cismaru, D. M. (2013). Antreprenoriatul și performanța în afaceri [Entrepreneurship and performance in business]. Comunicare.ro.
Clegg, S. R. (2016). Puritans, visionaries and survivors. Organization Studies, 26(4), 527-545.
Creswell, J. W. (2013). Qualitative Inquiry & Research Design: Choosing Among Five Appoaches (Third Edit). SAGE Publications Ltd.
Cummings, S., & Bridgman, T. (2011). The relevant past: Why the history of management should be critical for our future. Academy of Management Learning & Education, 10(1), 77-93.
Ferreira, C. M., & Serpa, S. (2019). Rationalization and bureaucracy: Ideal-type bureaucracy by Max Weber. Humanities and Social Sciences Reviews, 7(2), 187-195. https://doi.org/10.18510/hssr.2019.7220
Florian, M. (2018). Unlikely allies: Bureaucracy as a cultural trope in a grassroots volunteer organization. Scandinavian Journal of Management, 34(2), 151-161. https://doi.org/10.1016/j.scaman.2018.03.002
Kadir, A. (2015). Prinsip-Prinsip Dasar Rasionalisasi Birokrasi Max Weber Pada Organisasi Perangkat Daerah Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara. Jurnal Analisis Kebijakan Dan Pelayanan Publik, 1(1). https://journal.unhas.ac.id/index.php/jakpp/article/view/17
Lumby, J. (2019). Distributed Leadership and bureaucracy. Educational Management Administration and Leadership, 47(1), 5-19. https://doi.org/10.1177/1741143217711190
Nurcahyo, R., Akbar, M. I., & Gabriel, D. S. (2018). Characteristics of startup company and its strategy: Analysis of Indonesia fashion startup companies. International Journal of Engineering and Technology(UAE), 7(2), 44-47. https://doi.org/10.14419/ijet.v7i2.34.13908
Santosa, P. (2012). Administrasi publik: teori dan aplikasi good governance. PT Refika Aditama.
Sugiyono, H. (2016). Metode kualitatif dan kuantitatif Cetakan ke-23. In Alf. Bandung (23rd ed.). Alfabeta.
Yasmeardi, F., Rizke, D., & Loupias, H. H. (2019). The Role of Bureaucracy in Improving Public Service. 7. https://doi.org/10.2307/2127672
Zamili, M. (2015). Menghindar dari Bias: Praktik Triangulasi dan Kesahihan Riset Kualitatif. LISAN AL-HAL: Jurnal Pengembangan Pemikiran Dan Kebudayaan, 9(2), 283-304.
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).