Studi Komunikasi Lingkungan Pelestarian Pulau Gili melalui Pendekatan Teori Stukturasi Adaptif

Lila Nathania

Abstract


Komunikasi lingkungan adalah topik penting yang masih jarang dikaji di Indonesia. Penelitian ini menganalisis bagaimana pembentukan perspektif dan keputusan mengenai kegiatan pelestarian lingkungan yang dilakukan oleh masyarakat Pulau Gili, Jawa Timur. Teori strukturasi adaptif dipilih untuk mengkaji bagaimana sebuah kelompok terus-menerus berdiskusi hingga mencapai mufakat. Model ekoturisme juga digunakan untuk melihat bagaimana masing-masing elemen berinteraksi dalam fenomena sosial yang riil. Penelitian kualitatif ini menggunakan metode snowball sampling terhadap penduduk Pulau Gili yang terlibat dalam kegiatan ekoturisme dan pelestarian lingkungan.

Keywords


komunikasi lingkungan, strukturasi adaptif, Pulau Gili, pelestarian lingkungan, konservasi

References


Abbati, Maurizio. 2019. Communicating the Environment to Save the Planet. Switzerland: Springer.

Asfarina, Lia. 2018. “Analisis Strategi Promosi Pariwisata Pulau Bawean Kabupaten Gresik.” Commercium 2.

Bakti, Iriana, Haru Riyanto Budiana, and Lilis Puspitasari. 2017. “Pemberdayaan Pranata Sosial Melalui Komunikasi Lingkungan: Menakar Pelibatan Peran Perempuan Dalam Mitigasi Banjir Citarum.” Kawistara 1(22):1–114.

Cresswell, John W., and Cheryl N. Poth. 2018. Qualitative Inquiry & Research Design: Choosing among Five Approaches. 4th ed. USA: Sage.

Griffin, Emory A. 2008. A First Look at Communication Theory. MCGraw Hill Companies.

Jurin, Richard, Donny Roush, and Jeff Danter. 2010. Environmental Communication: Skills and Principles for Natural Resource Managers, Scientists, and Engineers. 2nd ed. London: Springer.

Kemenparekraf. 2021. “Tren Pariwisata Indonesia Di Tengah Pandemi.” Kementrian Pariwisata Dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia.

Kirkby, Chris, Brett Day, R. Turner, Britaldo Filho, Hermann Rodrigues, and Douglas Yu. 2011. “Closing the Ecotourism-Conservation Loop in the Peruvian Amazon.” Environmental Conservation 38:6–17. doi: 10.1017/S0376892911000099.

Kristiana, Yustisia. 2019. Buku Ajar Studi Ekowisata. 1st ed. Sleman: DEEPUBLISH.

Mu’tashim, Muhammad Rahmi, and Kurniyati Indahsari. 2021. “Pengembangan Ekowisata Di Indonesia.” E-Proceeding SENRIABDI 1(1).

Nasution, R. Hendrik, Ricky Avenzora, and Tutut Sunarminto. 2018. “Analisis Kebijakan Dan Peraturan Perundang-Undangan Ekowisata Di Indonesia.” Media Konservasi 23(1):9–17.

Nathania, Lila, Aguira Fortuna, and Bobie Hartanto. 2021. “Studi Literasi Lingkungan: Pemahaman Konsep Antroposentrisme Dan Ekosentrisme Kaum Milenial Jawa Timur.” ICEED .

Pezzullo, Phaedra C., and Robert Cox. 2018. Environmental Communication and the Public Sphere. 5th ed. USA: Sage.

Poole, Scott. 2008. “Adaptive Structuration Theory.” in A First Look at Communication Theory. McGraw-Hill.

Senecah, Susan L. 2004. “And the Beat Goes On: The Third Decade of Environmental Journalism.” P. 14 in The Environmental Communication Yearbook.

Taylor, Summer. 2019. “The Status of Coral Reefs in Indonesia 2019.” Biorock Indonesia.

World Wildlife Fund. 2022. “Coral Triangle Facts.” WWF.

YouGov. 2019. Climate Change Report.

Yusnikusumah, Tri Rizkiana, and Endah Sulystiawati. 2016. “Evaluasi Pengelolaan Ekowisata Di Kawasan Ekowisata Tangkahan Taman Nasional Gunung Leuser Sumatera Utara.” Jurnal Perencanaan Wilayah Dan Kota 27(3):173–89.




DOI: http://dx.doi.org/10.33021/exp.v6i2.4328

Refbacks




Articles in Expose: Jurnal Ilmu Komunikasi have been indexed in major research databases, including:

   

Supported by:


Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.