Analisis Model Bisnis Menggunakan Pendekatan Kanvas pada Usaha Mikro Alpukat dalam Konteks Produk Segar
DOI:
https://doi.org/10.33021/jie.v11i1.4759Keywords:
Usaha Mikro, Alpukat, Bisnis Model Canvas (BMC), Analisis SWOT, Matriks IE, Strategi Tumbuh dan Bina, Lokapasar, Media SosialAbstract
Usaha mikro Nusantara, yang fokus pada distribusi dan penjualan buah alpukat sejak Juli 2021, menghadapi masalah penurunan penjualan yang signifikan sebesar 31% pada periode September hingga Desember 2022. Masalah tersebut dipicu oleh model bisnis saat ini yang belum optimal, keterbatasan armada distribusi, fluktuasi kualitas buah, dan kesadaran merek yang lemah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi model bisnis aktual, menganalisis faktor internal dan eksternal perusahaan, serta merumuskan model bisnis usulan yang tepat untuk meningkatkan volume penjualan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif melalui analisis Kanvas Model Bisnis (Business Model Canvas), evaluasi SWOT, serta pengolahan matriks Evaluasi Faktor Internal (IFE) dan Eksternal (EFE). Data dikumpulkan melalui wawancara pemilik dan penyebaran kuesioner kepada 84 responden pelanggan, 15 reseller, dan 3 supplier. Hasil skor koordinat dipetakan menggunakan Matriks Internal-Eksternal (IE).Hasil analisis menunjukkan Nusantara memiliki posisi internal kuat dengan skor IFE 3,06 dan posisi eksternal cukup kuat dengan skor EFE 2,71. Berdasarkan Matriks IE, posisi perusahaan berada pada Sel IV yang merekomendasikan strategi Tumbuh dan Bina (Grow and Build). Strategi usulan diimplementasikan ke dalam sembilan elemen BMC baru, berfokus pada penetrasi pasar dan pengembangan produk. Langkah konkret yang direkomendasikan meliputi diversifikasi produk olahan alpukat, pembuatan website, perluasan wilayah pasar ke Jabodetabek, peningkatan intensitas promosi digital, penambahan supplier, peningkatan kualitas kemasan, serta penambahan staf pelayanan dan armada pengiriman mandiri guna mengatasi kendala keterlambatan distribusi.
References
1. David, F. R., & David, F. R. (2017). Strategic management: A competitive advantage approach, concepts and cases (16th ed.). Pearson.
2. Fajriyanti, P. N., Gunawan, G., & Bukhari, A. (2024). Analisis pemetaan pemasaran alpukat (Persea americana Mill.) di Kecamatan Beji Kota Depok. Jurnal Ilmu Pertanian Tirtayasa, 6(2).
3. García Lechuga, A., Cortés Robles, G., Arredondo Soto, K. C., & Miranda Ackerman, M. A. (2023). The integration of the business model canvas and the service blueprinting to assist the conceptual design of new product-service systems. Journal of Cleaner Production, 415, 137801. https://doi.org/10.1016/j.jclepro.2023.137801
4. Ghassani, N. F., Khudori, M. H., Wiyono, W., & Madiistriyatno, H. (2023). Strategi pengembangan usaha dengan pendekatan business model canvas pada Kopi Atas Rumah. Aliansi: Jurnal Manajemen Dan Bisnis, 18(1), 57–64.
5. Greiner, L. E. (1972). Evolution and revolution as organizations grow. Harvard Business Review, 50(4), 37–46.
6. Hariri, R., Harini, N., Sutawi, S., & Husna, A. (2023). Strategi pengembangan usaha kopi Excelsa di Kecamatan Wonosalam Kabupaten Jombang menggunakan bisnis model canvas. Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis, 9(2), 2849–2859.
7. Hendrawan, A. K., Wachidah, S. F., & Restuningsih, A. (2023). Strategi pengembangan bisnis kedai kopi Makosan dengan menggunakan analisis SWOT dan business model canvas (BMC). Jurnal Optimasi Teknik Industri (JOTI), 5(1), 32–37.
8. Hidayah, R., Farid, E. S., & Adda, H. W. (2023). Penerapan bisnis model kanvas dalam upaya pengembangan usaha sweet banana. Jurnal Ekonomi Manajemen Akuntansi, 8(1), 10–19.
9. Indonesia. (2021). Peraturan pemerintah nomor 7 tahun 2021 tentang kemudahan, pelindungan, dan pemberdayaan koperasi dan usaha mikro, kecil, dan menengah.
10. Jin, Y., Ji, S., Liu, L., & Wang, W. (2022). Business model innovation canvas: A visual business model innovation model. European Journal of Innovation Management, 25(5), 1469–1493.
11. Julian, M. A. V., Tripirata, E. B., Akbar, M. R., Hartanto, A. R., Hermawan, M. D., Mukhifatur, M. R., & Hariastuti, N. L. P. (2026). Strategi pengembangan usaha Fore Coffee menggunakan analisis SWOT dan business model canvas. Jurnal ARTI (Aplikasi Rancangan Teknik Industri), 21(1), 7–16.
12. Khairunnisa, K., Yulianti, M., & Rosni, M. (2024). Analisis business model canvas (BMC) Usahatani Aufa Hidroponik di Desa Sumberjaya Kecamatan Kintap Kabupaten Tanah Laut. Frontier Agribisnis. https://ppjp.ulm.ac.id/journals/index.php/fag/article/view/13058
13. Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing management (15th ed.). Pearson.
14. Moshood, T. D., Nawanir, G., Aripin, N. M., Ahmad, M. H., Lee, K. L., Hussain, S., Sanusi, Y. K., & Ajibike, W. A. (2022). Lean business model canvas and sustainable innovation business model based on the industrial synergy of microalgae cultivation. Environmental Challenges, 6, 100418. https://doi.org/10.1016/j.envc.2021.100418
15. Muhafi, N. N., Alamsyah, N., & Rizal, R. (2023). Coffee shop business strategy analysis using the business model canvas method and quantitative strategic planning matrix (case study: coffee shop’Kopi Dul’). Journal of Optimization System and Ergonomy Implementation, 1(02).
16. Mutia, R., Zuraida, A., & Ni’mah, G. K. (2024). Business model canvas (BMC) hydroponic business in Green Lactuca (Lactuca Sativa) at PT. Fresh Crop In Cempaka District, Banjarbaru City. IJPGM: International Journal of Public Governance and Management, 1(1).
17. Osterwalder, A., & Pigneur, Y. (2010). Business Model Generation. John Wiley & Sons, Inc.
18. Pranatasari, N. A., Hardjomidjojo, H., & Machfud. (2025). Development of a village-based organic vegetable business model using the business model canvas for sustainability (BMCS). Indonesian Journal of Business & Entrepreunership, 11(2), 319–330. https://doi.org/0.17358/IJBE.11.2.319
19. Ramadhan, T., Yogaswara, Y., Nurhasanah, D. R., & Permana, L. N. F. (2023). Coffee commodity supply chain design using business model canvas and analytical hierarchy process case study of coffee IKM/UKM in West Java. Jurnal Info Sains: Informatika Dan Sains, 13(02), 590–597.
20. Semet, M. M., & Tewernusa, K. I. (2026). Analisis model bisnis (business model canvas) pada usaha pengolahan buah merah di Kabupaten Manokwari Selatan. Cakrawala Management Business Journal, 9(1), 16–33.
21. Sevilla, C. G., Ochave, J. A., Punsalan, T. G., Regala, B. P., & Uriarte, G. G. (1992). An introduction to research methods. Rex Book Store.
22. Sumara, R. (2024). Integrating SWOT analysis and business model canvas: A strategic approach for Indonesian coffee shops. ECo-Buss, 7(1), 588–598.
23. Trisnawati, E., & Rusdianto, R. Y. (2024). Transformasi pemasaran di era digital: Optimalisasi landing page untuk meningkatkan brand awareness pada jasa pengepul sampah-karung sampah. Maeswara: Jurnal Riset Ilmu Manajemen dan Kewirausahaan, 2(2), 06–13. https://doi.org/10.61132/maeswara.v2i2.676
24. Villalobos, T. P. J., Vega, O. I. C., Fortich, M. del R. O., Ceballos, L. C., Aristizábal, C. B., & Beltrán, D. M. (2025). Business model for the development of a sustainable bioproduct from avocado seed waste in Colombia. Universitas Scientiarum.
25. Yin, R. K. (2014). Case study research: Design and methods (5th ed.). Sage.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Hans Nicholas, Indah Victoria Sandroto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).




