Reduksi Tingkat Kekeruhan dan Total Partikel Tersuspensi Melalui Proses Sentrifugasi Pada Air Limbah Wudu
DOI:
https://doi.org/10.33021/jenv.v8i1.3886Keywords:
Limbah wudhu, sentrifugasi, padatan terlarut, kekeruhan,Abstract
Abstrak. Air limbah dihasilkan dari aktivitas manusia, baik industri maupun domestik. Air limbah domestik berasal dari kegiatan rumah tangga seperti mandi, mencuci, jamban, dan wudhu. Indonesia sebagai negara dengan mayoritas penduduk muslim menghasilkan air limbah wudhu yang dihasilkan setidaknya dari lima kali ibadah solat wajib. Secara umum, air limbah dapat diolah dengan berbagai teknologi, salah satunya adalah teknologi sentrifugasi. Teknologi sentrifugasi adalah salah satu teknologi proses untuk memisahkan partikel tersuspensi dari air limbah. Tujuan: Penelitian ini berfokus pada penggunaan teknologi sentrifugasi untuk mengolah air limbah wudhu yang bertujuan untuk mengetahui kemampuan teknologi sentrifugasi dalam pengolahan air limbah wudhu dalam hal efisiensi penyisihan dan penetuan kondisi proses optimum sehingga dapat menghasilkan efluen sesuai baku mutu air permukaan. Parameter indikator yang diamati sebagai acuan untuk mengamati perubahan kondisi efluen hasil pengolahan adalah tingkat kekeruhan (turbidity) dan konsentrasi total padatan terlarut (TSS). Metode dan Hasil: Penelitian ini merupakan penelitian skala laboratorium yang menggunakan unit sentrifugasi sebagai instrumentasi utama. Air limbah wudhu akan diolah pada berbagai variasi kombinasi perlakuan antara lain variasi kecepatan rotasi 500, 1500, 3000, 4500, dan 6000 rpm dan variasi durasi sentrifugasi 1, 3, 5, 8, dan 10 menit dengan penambahan kaolin pada dosis 25, 50, dan 75%. Kesimpulan: Hasil pecobaan menunjukan bahwa rentang penyisihan kekeruhan berada pada nilai 16,1-99,4% dan 0,9-92% untuk penyisihan parameter TSS. Kondisi optimum proses penyisihan dapat dicapai pada kombinasi perlakuan durasi 1 menit, kecepatan sentrifugasi 6000 rpm dan dosis kaolin 75%.References
Sugiarto, Dasar-dasar Pengelolaan Air Limbah. Jakarta: UI Press, 2008.
B. Purwanto, Sistem Pengolahan Air Limbah Rumah Tangga di Kota Tangerang. Percik, 2004.
N. E. lrwan Syafri, PENYUSUNAN POLA PENGELOLAAN SUMBER DAYA AIR. Surakarta: Pustaka PU, 2013.
World Population Review, “Muslim Population by Country 2021,†2021. https://worldpopulationreview.com/country-rankings/muslim-population-by-country.
B. Bahagia and M. Nizar, “Analisis Pengelolaan Air Bekas Wudhu’ Jamaah Mesjid Jamik Lambaro Kabupaten Aceh Besar,†J. Serambi Eng., vol. 3, no. 1, 2018, doi: 10.32672/jse.v3i1.346.
N. Gusdini, M. J. J. Purwanto, K. Murtilaksono, and K. Kholil, “Kelangkaan air bersih : Telaah sistem pelayanan penyediaan air bersih di Kabupaten Bekasi,†J. Sumber Daya Air, vol. 12, no. 2, pp. 175–186, 2016, doi: 10.32679/jsda.v12i2.64.
J. Sutrisno, “Analisis Kualitas Air Bekas Wudhu di Pondok Pesantren Putra Darusy Syahadah Untuk Budidaya Ikan Nila,†Semin. Nas. Pendidik. Biol. dan Saintek II, pp. 5–8, 2016.
Mackenzie, WATER AND WASTEWATER ENGINEERING Design Principles and Practice. USA: Mc Graw Hill, 2010.
Fisher Scientist, “Centrifugation Theory,†fishersci.se, 2019. .
S. Waharawichanant, “Centrifugal Separation Process,†Chicago Sci. Press, 2010.
S. PT, “Methods of Cell Separation,†Elsevier Sci., 2012.
A. Koohestanian, M. Hosseini, and Z. Abbasian, “The Separation Method for Removing of Colloidal Particles from Raw Water,†Euras. J. Agric. Environ. Sci, vol. 4, no. 2, pp. 266–273, 2008, [Online]. Available: http://idosi.org/aejaes/jaes4(2)/20.pdf.
M. I. Aguilar et al., “Improvement of coagulation-flocculation process using anionic polyacrylamide as coagulant aid,†Chemosphere, vol. 58, no. 1, pp. 47–56, 2005, doi: 10.1016/j.chemosphere.2004.09.008.
N. P. Cheremisinoff, Handbook of Solid Waste Management and Waste Minimization Technologies. USA: Butterworth and Heinemann, 2002.
M. M. Salem, “The Reality of Centrifugal Force,†SSRN Electron. J., no. March, 2013, doi: 10.2139/ssrn.2322090.
G. J, “Biological Centrifugation,†Garl. Sci., vol. 1, 2001.
L. A. Astuti, “Effect of centrifugation speed, centrifugation duration, and the use of anticoagulants (EDTA and Citrate acid 3,8%) of the quantity of Platelet Rich Plasma (PRP),†2015.
World Health Organization (WHO), “Centrifuges , floor Hospital medical equipment - general information,†vol. 2012, p. 18263, 2012.
Science Instrument Center, “Centrifuge - Care and Maintenance,†2019. .
Diah Kusumawardani, “Makna Wudhu dalam Kehidupan menurut Al-Qur’an dan Hadis,†J. Ris. Agama, vol. 1, no. April, 2021, [Online]. Available: https://journal.uinsgd.ac.id/index.php/jra.
S. Rasjid, Fiqih Islam. Sinar Baru Algensindo, 2005.
S. Madona, I. Rahmaniar, P. Nursetyowati, and I. M. I. M. Brunner, Laporan Akhir Penelitian Pengelolaan Air Bekas Wudhu Di Lingkungan Kampus Universitas Bakrie Jakarta. 2014.
D. Juziwijaya et al., “Perencanaan Instalasi Pengolahan Air ( Ipa ) Wudhu Dengan Menggunakan Alat Filter Pasir silika Zeolit Sederhana Di Lingkungan Smp Negeri 6 Malang,†Repos. Univ. Brawijaya 2019, 2019.
Peraturan Pemerintah Nomor 82 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran Air
D. Maryani, A. Masduqi, and A. Moesriati, “Pengaruh ketebalan media dan rate filtrasi pada sand filter dalam menurunkan kekeruhan dan total coliform,†J. Tek. ITS, vol. 3, no. 2, pp. D76–D81, 2014, [Online]. Available: http://ejurnal.its.ac.id/index.php/teknik/article/view/6906%0Ahttp://ejurnal.its.ac.id.
E. C. Ema Cahyaningrum, Rinaldi Yunita Suci Rahayu, “RABANI ( Reaktor Baru Wudhu Masa Kini) : Sistem Daur Ulang Air Wudhu yang Syar’i Berbasis Neo,†J. IAIN Salatiga, 2019.
Downloads
Additional Files
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.