Pengembangan Aplikasi Mobile Swadaya Masyarakat untuk Pengentasan Stunting Di Puskesmas Lemahabang
DOI:
https://doi.org/10.33021/aia.v6i1.5530Abstract
Masih besarnya angka status stunting di Kabupaten Bekasi, data pada tahun 2023 diperkirakan masih berada di angka 17 persen, membuat dinas kesehatan pemerintah daerah melalui Puskesmas Lemahabang bekerja super keras. Terutama setelah perintah Presiden kepada seluruh kepala daerah di Indonesia, yakni harus menekan angka prevalensi stunting maksimal 14 persen di tahun 2024. Stunting memperlambat perkembangan otak, menyebabkan keterbelakangan mental, menurunkan kemampuan belajar, dan membuat anak lebih rentan terhadap penyakit tidak menular seperti obesitas, penyakit jantung, dan hipertensi saat dewasa. Semua itu berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi sebesar 2-3 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) per tahun, atau sekitar lebih dari Rp 500 triliun rupiah per tahun. Oleh karena itu tindakan pengentasan dan pencegahan harus segera dilakukan/ditingkatkan. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi mobile, beserta server pendukung dan basis datanya, untuk mendukung upaya swadaya masyarakat, dengan bantuan Puskesmas dan pemerintahan, dalam mengentaskan status stunting dengan sebaik-baiknya dan mencegahnya terjadi lagi di masa yang akan datang. Pusat informasi yang dikembangkan diharapkan dapat memberikan informasi yang mutakhir terkait masalah terkait selengkap-lengkapnya sehingga keputusan dan tindakan yang diambil kemudian menjadi optimal dan tidak rentan kesalahan. Aplikasi juga membantu proses monitoring dan pengendalian operasionalnya. Selain itu pihak dunia usaha dan industri juga terlibat menjadi fasilitator yang berperan aktif dan intens. Kolaborasi antara kampus, masyarakat, pemerintah, dan dunia usaha ini diharapkan menjadi awal untuk berbagai kegiatan peningkatan kesejahteraan masyarakat kedepannya.
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.