Menggugat Logika Kapitalisme Hilirisasi : Paradoks Transisi Energi dan Dominasi Modal Asing dalam Mega Proyek Nikel di Maluku Utara Halmahera Tengah
Keywords:
Hilirisasi Nikel, Halmahera Tengah, PT Indonesia Weda Bay Industrial Park, Neo-Marxisme, Ketimpangan StrukturalAbstract
Revolusi kendaraan listrik global mendorong peningkatan permintaan nikel dan menempatkan Indonesia sebagai aktor strategis dalam rantai pasok mineral kritis dunia. Sebagai respons, pemerintah menerapkan kebijakan hilirisasi melalui pelarangan ekspor bijih nikel mentah sejak 2020, yang salah satunya diwujudkan melalui pengembangan PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) di Halmahera Tengah sebagai Proyek Strategis Nasional. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana negara memobilisasi proyek hilirisasi nikel serta bagaimana manfaat dan resiko sosial-ekologis didistribusikan kepada masyarakat lokal. Dengan pendekatan kualitatif berbasis studi literatur dan dokumentasi, penelitian ini menunjukkan bahwa mobilisasi negara berlangsung melalui pemberian status PSN, percepatan perizinan, pembangunan infrastruktur, dan penciptaan iklim investasi bagi modal asing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa IWIP berkontribusi terhadap pendapatan negara, investasi, dan pertumbuhan ekonomi regional. Namun, manfaat utama cenderung dinikmati investor asing, korporasi, dan elite pembangunan, sementara masyarakat lokal menghadapi marginalisasi struktural, kehilangan mata pencaharian, konflik lahan, krisis air bersih, pencemaran, serta degradasi ekologis. Dengan menggunakan World-Systems Theory, Global Value Chain, dan Resource Curse, studi ini menegaskan bahwa integrasi Indonesia ke rantai nilai global nikel berlangsung timpang. Penelitian ini merekomendasikan reorientasi hilirisasi berbasis keadilan sosial-ekologis, perlindungan hak masyarakat lokal, transparansi tata kelola, dan pembagian manfaat yang lebih adil agar pembangunan tidak memperdalam ketimpangan dan kerusakan ruang hidup lokal.
Kata Kunci : Hilirisasi Nikel, Halmahera Tengah, PT Indonesia Weda Bay Industrial Park, Ketimpangan Struktural
References
Aksi Ekologi dan Emansipasi Rakyat. (2023). Dilema Halmahera di Tengah Industri Nikel – AEER. https://www.aeer.or.id/dilema-halmahera-di-tengah-industri-nikel/
Alma, A., Lestari, D. T., & Jauhari, A. S. (2025). Analisis Kebijakan Pertambangan Nikel Di Raja Ampat: Konflik Antara Kepentingan Ekonomi Dan Perlindungan Ekosistem. In Academia. https://www.academia.edu/143100160/ANALISIS_KEBIJAKAN_PERTAMBANGAN_NIKEL_DI_RAJA_AMPAT
Ananda, S. A. (2025). Pengaruh Keberadaan Pertambangan PT. IWIP Terhadap Masyarakat di Provinsi Maluku Utara Berdasarkan Perspektif Hukum Lingkungan. Doktrin: Jurnal Dunia Ilmu Hukum Dan Politik, 3(2), 55–65. https://doi.org/10.59581/doktrin.v3i2.4932
Asdan, A., Syafri, S., & Jaya, B. (2023). Strategi Adaptasi Sosial Ekonomi Masyarakat Lokal Pada Sekitar Kawasan Pertambangan PT Indonesia Weda Bay Park. Urban and Regional Studies Journal, 6(1), 58–70. https://doi.org/10.35965/ursj.v6i1.3859
Diandra, Z. (2025, August). 5 Negara Utama Tujuan Ekspor Nikel - GoodStats Data. https://data.goodstats.id/statistic/5-negara-utama-tujuan-ekspor-nikel-BNmCc
Febriali Sahl, D., Gede, I., & Mahendra Djati, S. (2025). Technological, Political, and Economic Aspects of Indonesia’s Nickel Resource Downstream Policy in 2020. In Jurnal Teknologi Sumberdaya Mineral (Vol. 6, Issue 1).
Indonesia Weda Bay Industrial Park. (n.d.). PT Weda Bay Nickel - PT Indonesia Weda Bay Industrial Park. Retrieved October 10, 2025, from https://iwip.co.id/pt-weda-bay-nickel/
International Energy Agency. (2025). Explore the latest demand projections for critical minerals : Total supply & demand for key minerals. https://www.iea.org/data-and-statistics/data-tools/critical-minerals-data-explorer
Ismi, A. N. (2024, November). ‘Jalan Kotor’ Hilirisasi Nikel di Indonesia: Apa dan Bagaimana? - Bollo.id. https://www.bollo.id/berita-terbaru/fokus-bollo/jalan-kotor-hilirisasi-nikel-di-indonesia-apa-dan-bagaimana/
Khasanah, L. I. (2024, June). Hirilisasi Nikel sebagai Bahan Baku Baterai Kendaraan Listrik, Apakah Cadangan Nikel Cukup? - Universitas Airlangga Official Website. https://unair.ac.id/hirilisasi-nikel-sebagai-bahan-baku-baterai-kendaraan-listrik-apakah-cadangan-nikel-cukup/
Kinerja Tambang Indonesia. (n.d.). Profil Perusahaan - Kinerja Tambang Indonesia. Retrieved October 12, 2025, from https://responsibleminingindonesia.id/id/corporateprofile
Klinken, G. Van. (2023). Karl Marx dan Ekososialisme. https://mongabay.co.id/2023/09/18/resensi-buku-karl-marx-dan-ekososialisme/
Media Nikel Indonesia. (2021, September). Di Tahun 2030, Permintaan Nikel Dunia untuk Baterai EV Akan Naik 4 Kali | Media Nikel Indonesia. Media Nikel Indonesia . https://nikel.co.id/2021/09/14/di-tahun-2030-permintaan-nikel-dunia-untuk-baterai-ev-akan-naik-4-kali/
Mohamad Firdausyan, N. (2024). Fenomena De-Agriculturalization Di Tengah Pusaran Industri Hilirisasi Nikel: Studi Kasus Kabupaten Halmahera Selatan De-Agriculturalization Phenomena In The Middle Of Nickel Downstream Industry: The Case Of Halmahera Selatan Regency. Nomor, 8, 1501–1515. https://doi.org/10.21776/ub.jepa.2024.008.04.22
Nigalolon, M. G. V., & Pasha, J. A. (2024). Interaksi Dinamika Kekuasaan di Kawasan Industri Weda Bay: Ekskluksi Sistemik Dalam Konvergensi Ekonomi. Journal of ASEAN Studies, 12(1). https://doi.org/10.21512/JAS.V12I1.11128
Rahmana, A., Cintya, S., Arfah, F. M., & Pius, D. (2023). Dilema Halmahera di Tengah Industri Nikel. http://aeer.or.id
Rhamadanty, R., & Sayekti, I. M. S. (2025, September). Ekonomi Maluku Utara Tumbuh 32,09%, Ditopang Kinerja Industri Nikel. https://industri.kontan.co.id/news/ekonomi-maluku-utara-tumbuh-3209-ditopang-kinerja-industri-nikel
Ritchie, H., & Rosado, P. (2024). Metals and Minerals. Our World in Data. https://ourworldindata.org/metals-minerals
Sawal, R. (2024, June). Hilirisasi Nikel di Malut: Ekonomi Tumbuh tetapi Kemiskinan Melonjak. https://mongabay.co.id/2024/06/20/hilirisasi-nikel-di-malut-ekonomi-tumbuh-tetapi-kemiskinan-melonjak/
Setiawan, R., & Fadlhia, M. N. (2025, June). Green But Extractive: Diplomasi Hilirisasi Nikel Indonesia Dan Politik Eksklusi Sosial Di Weda Bay. Jurnal Ilmu Sosial Dan Politik. https://ejournal.uhn.ac.id/index.php/sosialpolitik/article/view/2721/1361
Singgih, V. (2024, February). Cina di Hilir: Gurita Oligarki Nikel Indonesia - Project Multatuli. https://projectmultatuli.org/cina-di-hilir-gurita-oligarki-nikel-indonesia/
Somad, A. (2023, December). Yang Rusak karena Tambang Nikel Halmahera - Forest Watch Indonesia. Good Forest Governance Needs Good Forest Information. https://fwi.or.id/yang-rusak-karena-tambang-nikel-halmahera/
Transparency International Indonesia. (2024). Industri Keruk Nikel : Korupsi Struktural dan Dampak Multi Dimensinya Studi Kasusdi Halmahera Timur dan Tengah.
Umabaihi, G. (2024, July). Ratapan Sunyi Pekerja Tambang di Balik Tragedi Kecelakaan Kerja Independen. https://independen.id/ratapan-sunyi-pekerja-tambang-di-balik-tragedi-kecelakaan-kerja
UU no 3 tahun. (2020). Salinan Presiden Republik Indonesia.
Wuryandani, D. (2025). Keberlanjutan Program Hilirisasi Sumber Daya Alam Di Indonesia. Analisis Strategis Terhadap Isu Aktual.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 AEGIS : Journal of International Relations

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
The Authors submitting a manuscript do so on the understanding that if accepted for publication, copyright of the article shall be assigned to AEGIS: Journal of International Relations and President University as the publisher of the journal.
Copyright encompasses exclusive rights to reproduce and deliver the article in all form and media, including reprints, photographs, microfilms and any other similar reproductions, as well as translations. The reproduction of any part of this journal, its storage in databases and its transmission by any form or media, such as electronic, electrostatic and mechanical copies, photocopies, recordings, magnetic media, etc., will be allowed only with written permission from AEGIS: Journal of International Relations and President University.
AEGIS: Journal of International Relations and President University, the Editors, and the Advisory International Editorial Board make every effort to ensure that no wrong or misleading data, opinions or statements be published in the journal. In any way, the contents of the articles published in the AEGIS: Journal of International Relations are the sole and exclusive responsibility of their respective authors and advertisers.






