Tantangan Konektivitas dan Aksesibilitas Dalam Pengembangan Pelayanan Kesehatan Berbasis Telemedicine di Indonesia: Sebuah Tinjauan

Aditya Rachmat Saputro, Amar Ma’aruf Gusnadi, Zahrotul Zanah, Joni Welman Simatupang

Abstract


Kemajuan teknologi telekomunikasi yang pesat telah mempengaruhi dunia medis. Saat ini kita mengenal istilah telemedicine yaitu suatu metode dalam dunia medis yang memanfaatkan teknologi telekomunikasi (termasuk internet)di bidang kesehatan untuk mengirim dan menerima berbagai informasi kedokteran dari tempat satu ke tempat lainnya guna meningkatkan pelayanan klinis dalam mendiagnosa dan terapi kesehatan serta pendidikan medis. Artikel ini merupakan sebuah tinjauan tentang telemedicine yang sudah berkembang di Indonesia dengan cukup signifikan seiring perkembangan jaringan telekomunikasi dan alat untuk mengaksesnya. Metode pada pembahasan ini adalah dengan melakukan berbagai kajian pustaka terkait telemedicine dan teknologi pendukungnya. Sebagai kesimpulan didapatkan bahwa penerapan telemedicine di Indonesia masih terus menghadapi tantangan berupa kondisi konektivitas jaringan telekomunikasi dan ketersediaan perangkat yang memadai untuk mengakses telemedicine. Diharapkan kondisi ini bisa diperbaiki dan ditingkatkan di masa-masa mendatang.

The rapid advancement of telecommunication technology has influenced the medical world. Currently we know the term telemedicine, which is a method in the medical world that utilizes telecommunications technology (including the internet) in the health sector to send and receive various medical information from one place to another in order to improve clinical services in diagnosing and treating health and medical education. This article is an overview of telemedicine which has developed in Indonesia quite significantly along with the development of telecommunication networks and the means to access them. The method in this discussion is to conduct various literature reviews related to telemedicine and its supporting technology. As a conclusion, it can be concluded that the implementation of telemedicine in Indonesia continues to face challenges in the form of conditions of telecommunications network connectivity and the availability of adequate equipment to access telemedicine. It is hoped that this condition can be improved in the future.


Keywords


Telemedicine; Connectivity; Accessibility; Telecommunications technology.

Full Text:

PDF

References


Mohamad Jamil, Amal Khairan, Achmad Fuad,

“Implementasi Aplikasi Telemedicine Berbasis Jejaring Sosial Dengan Pemanfaatan Teknologi Cloud Computing”, Vol. 1 No. 1, 2015.

Karl F. P., Dedy A., Baiq T. H., “Pengembangan

Telemedicine Dalam Mengatasi Konektivitas Dan Aksesibilitas Pelayanan Kesehatan”, Universitas Gadjah Mada, Poltekkes Mataram.

Budi S. S., Medina R., Trisnanti S., Puji S., “Perkembangan Dan Masa Depan Telemedika Di Indonesia”, 2015.

“Informasi Tentang Virus Corona (Novel Coronavirus).” [Online]. Tersedia: https://stoppneumonia.id/informasi-tentang-virus-corona-novel-coronavirus/. [Diakses: 17-Juli-2020].

“Fakta Baru Cegah Covid-19, Pakai Masker & Jaga Jarak Lebih Manjur Dibanding Cuci Tangan, Lihat Bukti.” [Online]. Tersedia: https://newsmaker.tribunnews.com/2020/06/03/fakta-baru-cegah-covid-19-pakai-masker-jaga-jarak-lebih-manjur-dibanding-cuci-tangan-lihat-bukti.

[Diakses: 18-Juli-2020].

“Pemanfaatan Layanan Telemedik untuk Pencegahan dan Penanganan Covid-19.” [Online]. Tersedia: https://bnpb.go.id/berita/pemanfaatan-layanan-telemedik-untuk-pencegahan-dan-penanganan-covid-19. [Diakses: 18-Jul-2020].

“Marak Konsultasi virus corona, startup telemedicine diakses 15 juta pengguna.” [Online]. Tersedia: https://kesehatan.kontan.co.id/news/marak-konsultasi-virus-corona-startup-telemedicine-diakses-15-juta-pengguna. [Diakses: 20-Jul-2020].

Dewan Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional (WANTIKNAS), “Solusi Telemedicine Di Tengah Pandemi”, EDISI APRIL 2020.

“Diumumkan Awal Maret, Ahli: Virus Corona masuk

Indonesia dari Januari.” [Online]. Tersedia: https://www.kompas.com/sains/read/2020/05/11/130600623/diumumkan-awal-maret-ahli--virus-corona-masuk-indonesia-dari-januari.

[Diakses: 22-Jul-2020].

Rifaldy Elninoru, “Pengertian Jaringan Satelit

Sejarah, Manfaat, Kelebihan Dan Kekurangan.” 2020. [Online]. Tersedia: https://anaktik.com/satelit/. [Diakses: 22-Jul-2020]

Yuyun Siti Rohmah, ST., MT, “Pengenalan-Sistem-Komunikasi-Satelit”. Telkom University.

Romy S. W., “Systematic Literature Review: Pengantar, Tahapan Dan Studi Kasus.”2016 [Online].

Tersedia: https://romisatriawahono.net/2016/05/15/systematic-literature-review-pengantar-tahapan-dan-studi-kasus/#:~:text=Systematic%20literature%20review%20atau%20sering,pertanyaan%20penelitian%20(research%20question)%20yang. [Diakses: 15 July 2020].

Asosiasi Penyedia Jasa Internet Indonesia, “Penetrasi & Perilaku Pengguna Internet Indonesia”, 2017.

Mukhlis Amin, “Akses Dan Penggunaan Internet Pita Lebar Di Wilayah Perbatasan (Indonesia – Papua Nugini Dan Indonesia – Timor Leste)”, Jurnal IPTEK-KOM, Vol. 18 No. 1, Juni 2016: 35-50, ISSN 2527-4902.

“Akses internet jangkau 2.451 lokasi di daerah tertinggal.” [Online]. Tersedia:

https://www.antaranews.com/berita/761192/akses-internet-jangkau-2451-lokasi-di-daerah-tertinggal. [Diakses: 15-Juli-2020].

Dr. Titi Kanti Lestari, SE, M. Com, dkk., “Statistik telekomunikasi Indonesia 2015”, Badan Pusat Statistik, 2015.

Budi Setiawan S., “Perkembangan Dan Masa Depan Telemedika di Indonesia”, Universitas Gunadarma, 2015, ISSN: 2085-6350.




DOI: http://dx.doi.org/10.33021/jie.v6i1.1412

DOI (PDF): http://dx.doi.org/10.33021/jie.v6i1.1412.g845

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Articles in this journal have been indexed in major research databases, including:


Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.