Upaya Peningkatan Kemampuan Perawatan pada Pasien Diabetes Melitus Peserta Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) Di Puskesmas Ibrahim Adji Kota Bandung

Nandang Jamiat Nugraha

Abstract


Penyakit Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit yang tidak dapat disembuhkan  tetapi dapat dikendalikan. Pemerintah berupaya memberikan pelayanan kesehatan bagi penderita DM melalui program pengelolaan penyakit kronis (prolanis). Prolanis diselenggarakan di puskesmas bertujuan untuk memberikan pelayanan kepada penderita DM agar mampu mengendalikan kadar gula. Peningkatan kemempuan perawatan diawali dengan kemampuan pengetahuan dari peserta prolanis DM. Diperlukan upaya kegiatan edukasi bagi peserta prolanis DM meliputi materi dan metode yang dimodifikasi. Materi konsep DM, materi menyusun menu DM serta materi olahraga yang sesuai bagi penderita DM. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan menggunakan metoda edukasi berupa penyampaian materi diharapkan adanya peningkatan pengetahuan dan kemampuan melakukan perawatan bagi seluruh peserta prolanis DM. Hasil edukasi kegiatan diperoleh peningkatan persepsi peserta prolanis DM sebesar 6%  setelah diberikan edukasi, mampu melakukan senam kaki DM dengan baik (83.3%). Diperlukan inovasi baru dalam memberikan pelayanan kepada peserta prolanis DM untuk meningkatkan pengetahuan serta motivasi pemeriksaan rutin.


Keywords


diabetes melitus, prolanis, edukasi

Full Text:

PDF

References


Badriah, S. (2012). Kelompok Pendukung untuk Pengendalian Faktor Risiko Peningkatan Gula Darah pada Aggregate Lansia Diabetes Melitus di Pasirgunung Selatan Depok. Retrieved July 8, 2019, from http://lib.ui.ac.id/file?file=digital/20358791-TA-Siti Badriah.pdf

Dinas Kesehatan Kota Bandung. (2018). Profil Kesehatan Kota Bandung 2018. Retrieved February 26, 2020, from https://clouddinkes.bandung.go.id/index.php/s/Q9dEnV3ydR75RO1#pdfviewer

Fahra, R. U., Widayati, N., & Sutawardana, J. H. (2017). HUBUNGAN PERAN PERAWAT SEBAGAI EDUKATOR DENGAN PERAWATAN DIRI PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI POLI PENYAKIT DALAM RUMAH SAKIT BINA SEHAT JEMBER (CORRELATION BETWEEN THE ROLE OF NURSE AS EDUCATOR AND SELF CARE BEHAVIOUR IN PATIENTS WITH TYPE 2 DIABETES M. NurseLine Journal, 2(1). Retrieved from https://media.neliti.com/media/publications/197141-ID-correlation-between-the-role-of-nurse-as.pdf

Hidayat, A. A. (2017). Metodologi Penelitian Keperawatan dan Kesehatan. Jakarta: Salemba Medika, 88.

Indonesia, D. K. R. (2018). Laporan Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Nasional 2018. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Jamiat, N., Salami, S., & Pitriani, P. (2017). Pengalaman Penderita DM Tipe 2 yang Mengikuti Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) dalam Mengendalikan Kadar Glukosa Darah di Puskesmas. Jurnal Medika Cendikia, 4(02), 116–123.

Kesehatan, B. (2014). Panduan praktis prolanis (program pengelolaan penyakit kronis). Jakarta: BPJS Keseharan.

Notoatmodjo, S. (2010). Promosi Kesehatan Teori dan Aplikasi, RinekaCipta. Jakarta.

Oktorina, R., Sitorus, R., & Sukmarini, L. (2019). Pengaruh Edukasi Kesehatan dengan Self Instructional Module Terhadap Pengetahuan Tentang Diabetes Melitus. Jurnal Endurance: Kajian Ilmiah Problema Kesehatan, 4(1), 171–183.




DOI: http://dx.doi.org/10.33021/aia.v2i2.982

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Nandang Jamiat Nugraha


Articles in this journal have been indexed in major research databases, including:


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.