Pendampingan Masyarakat Kota Dalam Memanfaatkan Lahan Tidur Di Kawasan Industri Jababeka Ditinjau Dari Aspek Teknologi dan Agrobisnis

Riyanto Adji, Tjong Wan Sen

Abstract


Pengembangan wilayah industri menciptakan beberapa lahan yang tidak dikelola untuk menjadi
produktif, alasannya adalah karena letak geografisnya, karena luasnya, atau karena alasan lainnya, sehingga lahan tersebut menjadi lahan tidur. Seperti pengembangan kawasan industri Jababeka, dimana ada beberapa titik lahan tidur salah satunya adalah yang berada di bantaran sungai Cilemahabang Desa Mekarmukti Cikarang Utara. Melihat lahan yang tidak dimanfaatkan, maka warga masyarakat sekitar memanfaatkan lahan tersebut untuk budidaya hortikultura dan jambu kristal. Masalah yang muncul dari lahan tidur tersebut adalah terkendalanya pemenuhan kebutuhan air irigasi ketika musim kemarau. Langkah yang sudah dilakukan petani dalam memenuhi penyediaan air irigasi adalah dengan menggunakan pompa dengan menggunakan BBM, awalnya penggunaan pompa merupakan solusi alternatif yang cocok, namun karena biaya operasinalnya yang cukup besar, maka petani menjadi mengeluh. Setelah dilakukan observasi dan survey dilapangan, maka solusi alternatif yang coba ditawarkan kepada petani di lahan tidur tersebut yaitu menggunakan panel surya sebagai sumber listrik penggerak pompa untuk memindahkan air sungai Cilemahabang, kemudian didistribusikan ke lahan tidur.


Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.33021/aia.v5i1.4517

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2023 Riyanto Adji, Tjong Wan Sen


Articles in this journal have been indexed in major research databases, including:


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.